Minggu, 30 September 2012

Liburan Ke Kota Tembilahan

For the firs time. Liburan semester 6 ini panjang sekali. Baru kali ini kami libur sampai 2 bulan. Dan kali ini aku menghabiskan sebagian liburanku untuk pergi ke rumah temanku Rifki di Tembilahan. Sebelumnya aku punya rencana pergi keliling sumatera, tapi berhubung bahan-bakar kurang, apa boleh buat tidak dapat terlaksakan.
Bintang Laut yg nyangkut di jala.
Kota Tembilahan terkenal dengan paritnya yang banyak. Maksudnya parit bukan got yang  airnya keruh, tapi parit maksudnya sungai. Sepanjang jalan menuju kota Tembilahan, itulah yang menghiasi perjalanan. Sampai-sampai aku merasa bosan melewati banyaknya jembatan yang  membentang membelah jalan.
Perkampungan di Sungai Bela
Ketika tiba di rumah Rifki, kami disambut baik oleh keluarganya. Aku senang sekali bisa tinggal di rumah mereka walau beberapa saat, rasanya sudah menjadi bagian dari keluarga mereka.
Tak mau kelewatan aku diajak ke rumah nenekya Rifki di Sungai Bela. Disana aku bertemu banyak saudaranya Rifki. Mereka semua ramah dan menyambut hangat kehadiranku. Mereka sangat senang dan aku bisa merasakan dari kehangatan mereka untuk menyambut kami. Wah, senang rasanya ada disana.
Lokasi kampung nenek Rifki persis ditepi pantai dan rumah disana dibuat seperti panggung untuk mencegah pasang surut air laut. sampan atau perahu menjadi alat transportasi yang ada disana, dan rata-rata mata pencaharian disana adalah nelayan. Kalau disana kekurangan ikan, itu tak mungkin, hehehe...
Disana aku menikmati gorengan yang terbuat dari udang. Rasanya enak sekali, apalagi ada udangnya. Dan jarang-jarang makan udang segar. Biasanya makan udang yang sudah diasinkan. Puas rasanya menikmati udang disana.
Dan yang sangat menyenangkan adalah pergi melaut. Pertama kalinya aku merasakan gelombang laut dengan menggunakan perahu. Rasanya menyenangkan sekali berada di tengah laut. Sunyi hanya gelombang yang menemani suasana hening. Kami pergi ke jermal, suatu tempat untuk menangkap ikan yang dibangun di tengah laut. Takut rasanya melihat lautan luas yang membentang di sekeliling kita. Seperti kita ditelan lautan saja.


Nangkap Ikan
Nelayan
Wah,,, ,menyenangkanlah. This is my unforgetable experience.
               Thank you untuk Rifki temanku yang membawaku keliling kota Tembilahan. Lain kali aku ke rumah lagi ya.
Jermal

Mantap

1 komentar:

  1. Salam. .sy suka dgn cerita tembilahan. ..sy mau kasana satu hari nanti. .insyallah. .tapi tak tahu tmp menarik disana..

    BalasHapus